Showing posts with label #ShortThought. Show all posts
Showing posts with label #ShortThought. Show all posts

Tuesday, August 20, 2013

AKU MEMILIH KECEWA

Jika seseorang yang kita kenal dihadapkan pada dua pilihan, antara melakukan sesuatu dengan kita atau melakukan hal lain dengan orang lain. Tentu kita berharap dia akan memilih kita. Jika ternyata dia memilih orang lain, kita pasti merasa kecewa. Dan jika dia memilih kita, kita tahu dia akan mengecewakan orang lain. Kecewa itu manusiawi.

Tapi coba kita lihat dari sudut pandang yang lain. Dia memilih untuk mengecewakan kita, bukan orang lain, barangkali karena dia merasa lebih dekat dengan kita daripada dengan orang lain. Dia merasa kita lebih bisa mengerti dan memaklumi dibanding orang lain. Jadi, dengan berlaku begitu, dengan mengecewakan kita, dia telah menyatakan bahwa level hubungan kita dengannya lebih tinggi daripada level hubungannya dengan orang lain. Apa kita masih perlu kecewa karenanya?

Ini mungkin terdengar bodoh. Atau mungkin ini memang pikiran yang bodoh. Mungkin ini hanya satu cara untuk menghibur diri dari rasa kecewa karena sebuah penolakan.

Bisa juga ini bukan apa-apa. Bisa saja ini tidak ada hubungannya dengan level hubungan or whatsoever. Mungkin masalahnya hanya sesederhana apa yang akan kita lakukan dengannya tidak lebih menarik dibandingkan apa yang akan dia lakukan dengan orang lain. Tentu saja kita tahu dia akan memilih yang mana. Masih mau kecewa?

Tanda tanya (?)

Tuesday, December 25, 2012

I Wish...


I wish I was there or I wish you were here...

There must be a reason that you are not in the same place with the person you wished. Because no matter how cool or how fun their activity in your imagination as you stare at their pictures or heard from their voices or read from their messages, it won’t be the same as if you are around them. The story would be totally different, it maybe better but it may also be worst.

You are amazed by the story of wonderful things they saw or did, but maybe if you are there by their side, those things won’t be as wonderful as you imagined. Your attention to the beauty of a place or to the fun of activity might be distracted by your excitement of being together with the person you adored.

You can bare the awful story of their journey, you can be their angel by being a good listener and maybe give some nice words to sooth them. But if you were there, experience those awful things by yourself with them, I doubt you could be as calm as an angel and speak up nice words to make things look better.

The difference of your existence (be with them physically or miles away but always there to listen) will definitely make a different on the way you thought about them and the way you thought about your relationship/togetherness – despite of whatever togetherness you are doing.

Admiring someone is better done from a distance..

[a short note from a short thought]

Calabai, 27 November 2012